FAKTA DAN OPINI



            Fakta adalah sesuatu yang apa adanya terjadi dalam artian fakta tersebut ialah potret mengenai keadaan ataupun peristiwa. Oleh sebab itu, fakta sulit untuk terbantahkan karena dapat dilihat atau diketahui oleh banyak pihak. Kendati demikian, fakt bisa saja berubah jika ditemukan fakta baru yang jelas dan juga lebih akurat. Sedangkan opini merupakan pendapat yang belum benar adanya karena pendapat pribadi tersebut dapat benar bahkan dapat juga salah. Karena setiap orang akan memiliki pendapat yang berbeda-beda.

 

A.  Fakta dan Opini

Fakta adalah hal atau peristiwa yang benar-benar terjadi. Fakta adalah informasi yang berkaitan dengan aspek kehidupan yang bersifat nyata. Fakta adalah hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan, sesuatu yang benar-benar  ada atau terjadi (KBBI, 2008:9) Penyajian fakta secara objektif pada teks berita berarti mengungkapkan sesuatu secara apa adanya atau tidak ada penambahan atau perubahan yang dilakukan untuk keperluan pribadi. Pada umumnya fakta merupakan istilah  yang digunakan  untuk menerangkan peristiwa yang sebenarnya. Pernyataan tersebut sesuai  dengan  pendapat   Suganda (2004:37)   yang  mengatakan bahwa fakta merupakan  kebenaran  isi  yang  sudah  terjadi. Isi kebenaran  tersebut  dapat  kita  lihat  dari contoh,  bukti  atau  sesuatu  yang  telah  terjadi.

Opini   dapat   berupa   pendapat   perseorangan atau   kelompok.   Pilihan   kata   dalam   opini biasanya  seperti  kata  diperkirakan,  menurut, akan  terjadi,  akan  dilaksanakan,  atau  sesuatu yang  berbentuk  keinginan,  gagasan  rencana, atau angan-angan yang belum dilaksanakan/terwujud. Opini juga sering disebut dengan pendapat. Pendapat adalah segala hal yang diungkapkan seseorang berdasarkan pendirian atau sikap yang diyakininya. 

Opini artinya pendapat atau pandangan tentang sesuatu.  Karena itu, opini bersifat subjektif karena pandangan atau penilaian seseorang dengan yang lainnya selalu berbeda Pendapat lain yang dikemukakan oleh (Kuncoro, 2009: 67) bahwa opini yaitu sebuah tulisan yang menekankan pada pendapat seorang penulis atau suatu data dan kejadian berdasarkan analisis subjektif penulis sendiri. Opini dilekatkan pada artikel lmiah populer yang dimuat dimedia massa seperti koran. Jadi, fakta dan opini merupakan istilah yang digunakan pada suatu hal yang berbeda, fakta menunjukkan sesuatu yang realitas sedangkan opini sasuatu hal yang menunjukkan  pada pendapat seseorang  atau kelompok.

Menurut  Suryanto  (2004:39),  “Fakta dan  opini  adalah  dua  hal  yang  berbeda.  Fakta adalah sebuah  kenyataan yang  telah  menjadi bagian dari sejarah waktu. Kebenarannya tidak perlu dibuktikan lagi. Kalimat fakta menyatakan  sesuatu secara objektif (apa adanya),  tidak  memberi  penilaian,  dan tidak bermaksud mempengaruhi. Adapun opini tau pendapat merupakan sesuatu gagasan atau pemikiran tentang sesuatu hal. Gagasan dapat berupa penilaian, anggapan, atau dugaan, yang bisa saja salah sehingga perlu dibuktikan kebenarannya. 

Kemudian dalam pendapat ada maksud untuk mempengaruhi,  menyakinkan, atau membentuk opini publik, sehingga biasanya disertai bukti-bukti danalasan (argumentasi).”Selanjutnya, Sugeng (2005:4) menjelaskan bahwa fakta merupakan peristiwa atau  keadaan  atau  hal-hal  yang  benar-benar terjadi, sedangkan opini atau pendapat merupakan pemikiran atau pendapat tentang suatu hal. Berdasarkan pernyataan para ahli dia atas, dapat disimpulkan bahwa fakta merupakan hal-hal atau peristiwa yang merupakan  kenyataan  dan  benar-benar sudah terjadi atau ada. Sedangkan  opini merupakan penjelasan seseorang atau kelompok yang merupakan gagasan atau pikiran tentang sesuatu.

 

B.  Ciri-Ciri Fakta

Adapun   ciri-ciri   dari   fakta   adalah sebagai berikut:

1.    Bersifat objektif (apa adanya dan tidak dibuat-buat)  yang  dilengkapi  dengan data   berupa   keterangan   atau   angka yang menggambarkan keadan.

2.      Biasanya  dapat  menjawab  pertanyaan: apa, siapa, di  mana,   kapan,  berapa dengan jawaban yang pasti.

3.       Menunjukkan  peristiwa  atau  nformasi yang telah terjadi.

4.       Memiliki  data  yang  akurat  misalnya tanggal, tempat, dan waktu kejadian.

5.       Memilki narasumber yang dapat dipercaya.

 

C.  Ciri-Ciri Opini

Adapun  ciri-ciri  opini  adalah  sebagai berikut:

1.      Bersifat subjektif dan dilengkapi uraian  tentang  pendapat,  saran,  atau ramalan tentang  sebab  dan  akibat terjadinya peristiwa.

2.   Berisi tanggapan terhadap peristiwa yang terjadi, berisi jawaban atas pertanyaan: mengapa, bagaimana.

3.    Menunjukkan   peristiwa   yang   belum atau akan terjadi pada masa yang akan datang (baru berupa rencana).

4.       Berdasarkan  pemikiran,  kemungkinan, perasaan.

5.       Tidak memiliki data yang akurat.

 

D.  Kesimpulan

Fakta merupakan pernyataan yang berupa situasi rill dari sebuah kejadian yang terjadi. Fakta berisis suatu yang benar-benar ada dan pernyataan dari sebuah fakta biasanya sulit untuk disanggah oleh siapapun. Dalam sebuah fakta, antara satu orang dengan orang lainnya pastinya sama karena kejadiannya jelas, tidak dapat terbantahkan serta dapat dicek kebenarannya. Sementara opini adalah suatu sikap atau pendapat seseorang mengenai sebuah keadaan yang pernah ataupun belum terjadi. Opini sangat dipengaruhi oleh perasaan, peikiran, perspektif, keinginan, sikap, pengalaman, pemahaman, keyakinan setiap individu. Jadi, opini antara satu dengan orang lainnya cenderung tidak sama sebab dipengaruhi pola pikir, pengetahuan, serta lingkungan dalam menaggapi suatu persoalan.

 

Daftar Pustaka

Kuncoro, M. (2009). Kiat Jitu Menulis Artikel Opini, Kolom dan Resensi Buku. Jakarta: Erlangga

Suganda dkk. 2004. Bahasa dan Sastra Indonesia. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Sugeng, Subagiyo. 2005. Bahasa dan Sastra Indonesia. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Suryanto, Alex. 2004. Bahasa Indonesia SMP.Jakarta: Esis.

 

 

Komentar